Cara Menggabung Banyak Domain dalam 1 Profil Google Analytics

Google Analytics dilengkapi dengan fitur untuk mengetahui seperti apa sih sebenarnya pengunjung kita, apa sih minatnya, umurnya berapa, jenis kelaminnya apa. Sudah janda apa masih perawan? #Eh. Pokoknya lengkap untuk membantu optimisasi tahap selanjutnya dari blog/website yang kita bangun.

Satu kelemahan dari Google Analytics (GA) adalah: 1 profil hanya berlaku untuk 1 domain. Sedangkan di histats (analytics yang juga sering di pakai blogger), 1 Profil bisa digunakan di banyak domain.  Tapi kelemahan dari Histats tentu saja, tidak ada fitur untuk menganalisis pengunjung selengkap GA.

Bagi affiliater spesialis nyepam di banyak domain. 1 profil untuk 1 domain malah menambah kesuliatan dalam analisa mendalam. Sebab terkadang 10-100 domain dibangun dengan bentuk, jenis dan target yang sama, dan mereka perlu di analisa jadi kesatuan yang utuh. Sehingga 1 keputusan yang diambil setelah membaca gabungan Analytics itu, nantinya akan di terapkan sama di seluruh domain. CMIIW, ini hanya berdasarkan pengalaman pribadi.

So, bagaimana caranya agar 1 profil (Property) Google Analytics bisa digunakan di banyak domain yang berbeda? Ternyata jawabannya bisa dan simpel. Ironisnya petunjuk dari developer dokumen GA sangat susah untuk dipahami -_-

1. Buat profil seperti biasa, jangan lupa Enable Demographics and Interest Reports, karena alasan terbesar kita untuk memasang analytics tentu saja untuk mendapat laporan soal demografi dan minat pengunjung.

Google Analytics - Enable Demographics and Interest Reports
Enable Demographics and Interest Reports

2.Ambil tracking kodenya seperti biasa (bila anda belum ngerti soal ini, silahkan googling)

Bentuk tracking kodenya kira2 seperti ini (versi baru):

<script>
  (function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){
  (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
  m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
  })(window,document,'script','//www.google-analytics.com/analytics.js','ga');

  ga('create', 'UA-1234567-1', 'namadomain.com');
  ga('send', 'pageview');

</script>

3. Modif/ubah kodenya agar fitur Demographics and Interest Reports bisa tampil. (Sesuai petunjuk dari google)

Tambahkan:

ga('require', 'displayfeatures');

di antara code ‘create’ dan ‘send’ sehingga akan menjadi seperti:

<script>
  (function(i,s,o,g,r,a,m){i['GoogleAnalyticsObject']=r;i[r]=i[r]||function(){
  (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
  m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
  })(window,document,'script','//www.google-analytics.com/analytics.js','ga');

  ga('create', 'UA-1234567-1', 'namadomain.com');
  ga('require', 'displayfeatures');
  ga('send', 'pageview');

</script>

4. Pasang kode di semua blog yang anda ingin tracking. Pastikan:

  • Pasang di antara kode <head> </head>
  • Ganti namadomain.com jadi nama domain yang anda pasangi kode GA nya
  • Pastikan anda masih tetap menggunakan kode UA yang sama (contoh: UA-1234567-1) seperti yang anda dapatkan saat membuat profil GA.
  •  Jangan lupa clear cache (bila anda menggunakan plugin cache dari wordpress)

 

5. Selesai.

Google Analytics - Realtime visitor
Tracking menampilkan data dari banyak domain sekaligus dalam 1 property
Overview minat pengunjung
Overview minat pengunjung
In-Market Segments - Pengunjung di sini punya minat yang tinggi untuk membeli sebuah produk. Hal yang sangat di sukai oleh para Affiliaters
In-Market Segments – Pengunjung di sini punya minat yang tinggi untuk membeli sebuah produk. Hal yang sangat di sukai oleh para Affiliaters

 

Semoga bermanfaat. Salam,

 

M.Februriyanto

Berikan Komentar Anda ^^v