Domain kena Deindex? Apa yang bisa Anda lakukan selanjutnya!

Dunia terasa runtuh saat domain kesayangan kena deindex? Tenang, kiamat belum terjadi. Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan bukan hanya untuk mengembalikan domain kesayangan anda seperti semula, tapi juga tips trik berguna di kemudian hari, bila suatu saat anda mengalami deindex lagi.

Secara garis besar, ada 2 hal yang bisa anda lakukan bila domain anda kena deindex Google, yaitu:

Cara 1: Reconsideration Request

Cara klasik ini tentu hanya akan ampuh apabila anda memenuhi syarat-syarat berikut ini:

  1. Sumber pangkal masalah deindex sudah anda hilangkan, seperti spam backlink (disavow), spam external link (remove link/pasang tag nofollow), Thin Content (memperbaiki dan menambah content) dan lain-lain, tergantung masalahnya
  2. Domain anda cukup aged dan authority untuk dipertimbangkan reindex/consideration oleh team google
  3. Anda sebelumnya belum pernah melakukan pelanggaran serupa

Pun walaupun anda memperoleh consideration dari pihak Google, website anda di index kembali oleh Google, kebanyakan isu dan fakta mengatakan: “Kondisi Blog/Domain anda tidak akan pernah sama seperti sebelum kena penalty, dalam hal trafik maupun posisi serp”

Jadi pertimbangkan cara ke-2 yang bisa anda lakukan saat domain anda kena penalty Deindex dari Google.

Cara 2: Replace Domain

Cara replace domain ini yang selalu saya pilih, dengan pertimbangan: harga domain yang murah dan kondisi trafik bisa kembali seperti semula.

Apa saja langkah yang harus anda tempuh agar proses replace ini bisa berjalan mulus?

Remove Index dari domain Sebelumnya

Google Index - Remove URL

Silahkan anda masuk ke dashboard GWT (Google Web Master/Search Console). Pilih menu Google Index dan pilih Remove URL. Kosongkan isian URL, langsung klik continue untuk menghapus keseluruhan index.

Proses removal ini akan selesai dalam waktu kurang dari 24 jam. Anda bisa lihat notifikasinya di dashboard GWT anda.

Backup Theme Options

Hal ini penting, karena setting template/thema bisa saja berubah setelah di replace domain.

Delete Domain

Tidak semua penjual domain punya fitur delete domain. Yang penting harus anda lakukan adalah: Hilangkan semua pointing Nameserver dan atau A record IP menuju server anda. Kalau bisa, kembalikan semua settingan NS dan A Record ke default dari penjual domain.

Beli Domain Pengganti

Domain pengganti bisa anda pilih berdasarkan budget anda. Anda bisa saja membeli Aged domain dari lelang Godaddy misalnya. Atau membeli Dropped domain dari list di expireddomains.net atau membeli domain Fresh dengan Branding yang sama namun menggunakan TlD yang berbeda. Begitu banyak pilihan anda.. Dunia belum kiamat.

Pasang Domain Baru

Tambahkan domain baru di cpanel anda, copy semua file wordpress (saat ini kita bicara tentang wordpress) dari domain lama, ke root folder domain baru? Atau samakan saja root folder domain lama dengan domain baru? Gampang!

Set IP dan atau Nameservernya menuju server anda? Gampang!

catat isi file wp-config.php. Bagian penting yang harus anda catat adalah nama database di bagian: define(‘DB_NAME’, ‘nama_database’);

Bila anda menggunakan plugin cache, hapus folder cache di dalam folder wp-content. Hapus file advanced-cache.php yang juga berada di folder wp-content

Hapus File Cache

Jangan lupa, beberapa plugin sitemap juga menyimpan cachenya di folder plugin itu.. Silahkan anda explore dan hapus bila perlu.

Edit Database Domain Lama dan Replace ke URL yang baru

Selanjutnya kita akan mengedit isi database dari domain lama (yang sudah kita catat di atas). Silahkan buka aplikasi phpMyAdmin di cpanel anda. Klik nama database domain lama tadi, pilih SQL, dan gunakan query ini untuk mereplace semua URL Domain Lama ke Domain Baru yang terdapat dalam database tersebut

Screenshot_239

Berikut query yang harus anda jalankan dalam database anda, silahkan ganti [OLD_URL] dengan url domain deindex anda, dang ganti [NEW_URL] dengan domain baru pengganti domain lama anda.

UPDATE wp_posts SET post_content = REPLACE(post_content, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');
UPDATE wp_posts SET post_content = REPLACE(post_content, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');

UPDATE wp_posts SET guid = REPLACE(guid, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');
UPDATE wp_posts SET guid = REPLACE(guid, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');

UPDATE wp_options SET option_value = REPLACE(option_value, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');
UPDATE wp_options SET option_value = REPLACE(option_value, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');

UPDATE wp_postmeta SET meta_value = REPLACE(meta_value, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');
UPDATE wp_postmeta SET meta_value = REPLACE(meta_value, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');

UPDATE wp_comments SET comment_author_url = REPLACE(comment_author_url, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');
UPDATE wp_comments SET comment_author_url = REPLACE(comment_author_url, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');

UPDATE wp_links SET link_url = REPLACE(link_url, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');
UPDATE wp_links SET link_url = REPLACE(link_url, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');

UPDATE wp_links SET link_image = REPLACE(link_image, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');
UPDATE wp_links SET link_image = REPLACE(link_image, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');

UPDATE wp_term_taxonomy SET description = REPLACE(description, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');
UPDATE wp_term_taxonomy SET description = REPLACE(description, 'http://[OLD_URL]', 'http://[NEW_URL]');

Langkah Terakhir

Silahkan buka domain baru anda, restore theme options dari backup yang sudah kita jalankan sebelumnya, atur ulang semuanya agar bisa tampil sedia kala. Blog anda kini sudah tampil dengan domain Barunya. Silahkan submit ulang ke GWT atau ping seperti yang anda mau..

Langkah Pengaman

Deindex ini bisa saja terjadi lagi apabila anda tidak memperbaiki kesalahan sebelumnya di domain lama, atau anda nekat melakukan redirect 301 dari domain deindex ke domain baru. Atau anda masih menggunakan data lama untuk domain baru.

Apa saja yang harus anda lakukan untuk mengamankan dari deindex lagi?

  1. Perbaiki kesalahan Lama
  2. Jangan lakukan redirect 301 dari domain deindex ke domain baru, Google cenderung pintar untuk mengalirkan penalty ke domain baru, sementara Bing terlihat masih aman.
  3. Jangan gunakan whois yang sama. Ini termasuk email, nama, alamat, nameserver dan bahkan IP sever yang sama dengan domain lama. Ingat, anda sudah saya peringatkan tentang hal ini.
  4. Gunakan akun GWT yang baru menggunakan email baru. Berlaku juga untuk histat, social media dan lain lain yang berbau sama yang mengindikasikan keterkaitan pemilik domain lama dengan yang baru
  5. Gunakan theme yang berbeda, struktur yang berbeda dan nama blog yang berbeda.
  6. Akan ditambahkan di kemudian hari..

 

Demikian yang bisa saya bagikan, salah khilaf mohon maaf.. wassalam~

 

EBO

 

 

 

 

Keywords Pencarian Web:

  • cara memulihkan domain deindex record asia
  • cara reiindex domain
  • domain tld kena deindex
  • domain yang kena deindex redirect ke domain baru
  • manfaat domain deindex
6 Comments

Berikan Komentar Anda ^^v