Tips Memilih Web Hosting Murah Berkualitas

Pertimbangan utama kebanyakan calon customers saat membeli web hosting adalah uang. Namun sebenarnya selain uang, banyak pertimbangan penting lainnya yang juga harus diperhitungkan.

Selain web hosting berkualitas, yang kita butuhkan sebenarnya adalah web hosting yang efisien, bukan hemat, bukan murah, tapi pas untuk kebutuhan kita.

Saya akan membantu anda dalam memperhitungkan dan mempertimbangkan paket hosting mana yang harus anda beli saat anda berbelanja web hosting murah berkualitas. Mari kita kupas satu per satu:

1. Kebutuhan Bandwidth

Seringkali orang terpesona dengan tawaran web hosting murah dengan unlimited bandwidth. Padahal jarang dari mereka menghitung total bandwidth yang dihabiskan web mereka dalam 1 bulan.

Untuk ilustrasi mudah, saya mengambil contoh dari blog saya sendiri Gaptek Update. Dengan total pageviews sekitar 300.000 per bulan, yang tiap halaman posting dilengkapi dengan gambar yang di selfhost. Gaptek Update menghabiskan bandwidth paling banyak 100GB/bulan.

Dengan ilustrasi ini, sedikit banyak, anda akan bisa membandingkan dengan kebutuhan bandwidth web anda per bulan. Bila total pageviews anda 1 juta per bulan, kemungkinan besar anda hanya membutuhkan Bandwidth sebesar 300GB/bulan.

Dengan pertimbangan di atas, anda bisa menghemat dari membeli paket web hosting unlimited bandwidth menjadi paket web hosting limited bandwidth.

2. Port Speed

Jarang sekali para calon customer web hosting murah berkualitas yang menanyakan masalah Port Speed. Padahal unlimited Bandwidth tetaplah dibatasi oleh Port Speed. Jangan pernah membayangkan bahwa dengan membeli paket unlimited bandwidth, anda bisa mendownload atau mengupload data tanpa batas.

Apa itu Port Speed? Yaitu kecepatan Port Lan anda dalam mentransfer data.

Berapa kecepatan Port Speed? Antara 10Mbps s/d 1Gbps. Dan kebanyakan komputer server masih berkutat di 100Mbps.

Lantas kenapa disebutkan bahwa unlimited bandwidth tetaplah limited?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, kita bisa perhitungkan sebagai berikut:

100Mbps adalah 100 Mega bit per second. Dan 1 Byte adalah sebesar 8 bit.

Dengan mengkonversi satuan bit menjadi byte, maka anda akan mendapatkan angka ideal: 100Mbps / 8 bit = 12,5 Mega Bytes data per Second (detik).

Yang kalau kita lanjutkan perhitungannya, maka dalam 1 hari (24 jam x 60 menit x 60 detik=86.400 detik/hari) hanya akan dapat mentransfer sekitar 12,5MB/s x 86.400 s = 1,08 Tera Bytes data per Hari. Atau sekitar 32,4 Tera Bytes data per Bulan.

Angka 12,5MB/s adalah angka ideal, tanpa ada error recovery, tanpa ada overhead tanpa ada dikurangi dengan faktor lainnya. Yang dalam kenyataan sehari hari tentu saja angka ideal tersebut mustahil didapatkan.

Anda bertanya: Toh 32,4 Tera Bytes per Bulan itu sudah luarbiasa besar bagi saya, kenapa tetap harus saya pusingkan?

Dalam lingkup Shared Hosting, 1 Port Lan ini tidak hanya dipakai oleh anda sendirian namun di “share” dengan user lain. Itulah kenapa disebut Shared Hosting ^^v. Semakin banyak user di dalamnya, semakin kecil lah jatah bandwidth yang anda dapatkan.

Bila ternyata transfer speed web anda sangat lambat, bisa jadi ada 1 atau banyak user lain (di dalam shared hosting yang sama) yang sedang mengkonsumsi bandwidth secara berlebihan. Bila hal ini terlalu mengganggu, anda bisa menghubungi pihak penyedia web hosting untuk memindahkan web hosting anda ke node yang berbeda.

wget freevps.us/downloads/bench.sh -O - -o /dev/null|bash

Seperti terlihat dari gambar hasil benchmark diatas, Server tersebut sudah menggunakan Gigabit Port, karena dari beberapa lokasi test speed terlihat kecepatan transfer data diatas 100mbps (12,5MB/s)

Selain transfer data, kita juga bisa mengetahui jenis, speed dan core dari CPU, selain itu juga kita bisa tahu jumlah Memory yang tersedia di hosting milik kita tersebut.

Selanjutnya tentang pentingnya mengetahui CPU & Memory bisa anda baca di halaman 2 artikel HostingPangeran Web Hosting Murah Berkualitas

 

Keywords Pencarian Web:

  • apa itu port speed
  • webhosting murah brp speed